Disini saya akan mengupas tuntas tentang betapa dahsyatnya doa, iyaaa doa
adalah sandaran bagi mereka orang – orang yang beriman. Saya menulis dan
bercerita tentang Doa disini karena saya mengalaminya sendiri bagaimana kisah
nyata saya ketika kita terdesak segala daya dan upaya sudah kita lakukan dan
yang tersisa dan yang hanya bisa dilakukan hanya berpasrah diri serta hanya doa
yang bisa menjadi sandaran kita untuk bertahan. Doa tanpa usaha sama juga kita meminta tanpa berusaha, sedangkan
usaha tanpa doa sama juga kita berusaha tapi mengingkari kebesaran Allah yang
Maha memberi.
Doa itu, bagi orang yang
beriman tak sekedar ibadah tempat mengharap pahala. Tetapi ia juga adalah
sebagai sumber energi dan kekuatan, yang sekaligus menjadi bukti pengakuan
kelemahannya kepada sang Maha Kuat. Ketika ia lemah dan merasa tak berdaya,
doanya kepada Allah bisa menjadi sebab yang mengubah sebuah keadaan sulit dan
menegangkan, berbalik menjadi kegembiraan dan kemenangan. Maka ia menjadikannya
sandaran.
Banyak berdoa merupakan
tradisi para nabi. Kebiasaan orang-orang shalih, Jawaban-jawaban Allah terhadap
keadaan sulit yang mereka alami, selalu lahir dari doa-doa dan rintihan mereka
yang tiada yang putus.
DOA ITU KEKUATAN
Doa itu adalah energi,
yang sangat terasa kala kita sedang terdesak. Namun ia tidak hanya membantu
kita dalam keterdesakan, sebab doa itu, kata para ulama, sesungguhnya memberi
dampak pada sesuatu yang terjadi dan yang belum terjadi.
Kebersamaan Allah dengan
kita tak pernah putus. Dia selalu ada, dimana saja kita berada dan dalam
situasi sulit apapun yang kita hadapi. Sejengkal saja Dia tidak pernah menjauh,
apalagi meninggalkan kita.
TAK ADA lorong yang
tanpa ujung. Tak ada malam yang tak terganti pagi. Setiap masalah selalu
menyisakan celah untuk diatasi.
JAWABAN DOA itu
tergantung pada kejujuran kita untuk kembali dan menundukkan diri di
hadapan-Nya, tidak tergesa-gesa dan kehilangan kesabaran. Jawaban itu
selaras dengan kesungguhan taubat kita.
DOA BISA MENOLAK TAKDIR
Doa adalah obat yang
paling mujarab. Doa juga bisa sebagai penangkal bala atau cobaan, mencegah
musibah serta menghilangkannya. Doa juga dapat meringankan musibah yang datang.
Doa adalah senjata bagi orang yang beriman. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya doa itu adalah senjata bagi
orang yang beriman, tiang agama, dan sinar langit dan bumi.”
Dalam kitab yang sama,
diriwayatkan pula hadist, dari Ibn Umar ra Rasulullah SAW bersabda, “Doa
itu bermanfaat bagi musibah yang telah turun dan yang belum turun. Oleh karena
itu, wahai hamba Allah, kalian harus berdoa.”
Dalam kitab tersebut,
juga diriwayatkan hadist dari Tsaufan. Nabi Muahammad SAW bersabda, “Tidak ada yang menolak takdir kecuali doa.
Dan tidak ada yang menambah amal pahalanya kecuali kebaikan. Sesungguhnya
seseorang tidak memperoleh rejeki mungkin karena dosa yang telah dilakukannya.”
Oleh : Prima Trisna Aji, S.Ked., S.Kep., Ns., CWCC


Tidak ada komentar:
Posting Komentar